HAMBATAN PROSES KOGNITIF PADA ANAK ADHD DALAM KAITANNYA DENGAN KONTROL PADA AWARENESS DI DALAM EXECUTIVE FUNCTION

Penelitian terakhir menemukan bahwa karakteristik anak ADHD disebabkan karena adanya masalah pada kecepatan  inhibition control di dalam Executive function yang yang akhirnya akan mempengaruhi reaction time across task pada proses kognitifnya (Toplak & Tannock, 2005). Inhibition pada Esekutif function berakibat pada kecepatan respon time yang bervariasi sebagai hasil dari proses pengolahan informasi (Barkley, 2011). Masalah kecepatan inhibition lebih disebabkan karena deficit cognitive pada bagian lobus frontalis, sehingga gangguan pada bagian ini jelas akan mempengaruhi keseluruhan kerja dari working memory (Barkley, 1990 dalam Saputro, 2009).

Dari hasil petscan pada anak ADHD memperlihatkan bahwa deficit lebih terlihat pada proses inhibition dan tidak pada cognitive performance pada bagian otak (Kuntsi et al., 2009).  Kuntsi et al. (2009) membuktikan bahwa gangguan inhibition lebih kepada proses penghantar respon dimana secara jelas insentif sangat efektif sebagai pengendali masalah secara performance. Insentive yang diberikan terbukti efektif sebagai kendali prilaku pada anak ADHD (Kuntsi, 2009). Pada kondisi ini masalah pada cognitive deficit performance tidak tampak karena kondisi anak yang mengalami ADHD menjadi lebih stabil.Pikiran atau perasaan psikologis sebagai penguat jelas terbukti menjadi bagian dari penguat reaction time inhibition di dalam Esekutif function pada anak ADHD. Kondisi ini menggambarkan bahwa masalah inhibition pada executive function hanya merupakan suatu karakter dasar yang terbentuk dari anak ADHD yang dapat di ubah dengan melakukan proses belajar  pada lingkungan.

Fungsi Self-awareness yang berperan sebagai kontrol yang jelas berhubungan erat dengan peran Executive function dalam working memory. Executive function didefinisikan sebagai psychologycal sense  yang berkaitan dengan system limbic, affects responsive, social dan developmental self awareness (Stuss & Aleksander, 2000). Anak ADHD sebagian besar mengalami masalah didalam kemampuan pemahaman sehingga mengalami keterbatasan dalam working memory (Barkley,2011) dan terlihat dari  adanya masalah yaitu melakukan recall  comprehension (Swanson, Mink & Bocian, 1999 ), memahami hubungan antara intention dan action ( Milch et al dalam  Tsal et al., 2005), mencapai insight sehingga mudah mengalami positive bias self perception (McQuade et al., 2011), cognitive computation sehingga berpengaruh pada process learning , process information, process decision making  dan judgement (Engelhardt et al., 2008) dan mendeteksi verbal cues dan remembering conversation sehingga tidak bisa memberikan feed back sebagai bentuk dari social responsive (Barkley, 2011).

Salah satu cara memperbaiki karakter yang dimiliki seseorang adalah dengan memperbaiki proses berpikirnya (Freeman, 2005). Kondisi ini juga terlihat pada anak ADHD yang memiliki kelemahan pada tahapan kognitif dasar kosentrasi, memori dan pemahaman sehingga anak ADHD seperti mengalami masalah didalam menginterprestasikan informasi. Akibatnya anak ADHD seperti kurang memiliki awareness sehingga mempengaruhi kecepatan didalam problem solving, decisssion making process. Kurangnya kontrol pada awareness membuat anak menjadi kurang memiliki control inhibition dalam executive function.  Bila anak telah mencapai tahap pemahaman, anak akan menunjukan self-awareness terhadap diri dan lingkungannya dengan sangat baik. Karena anak dapat melakukan penghayatan terhadap suatu pengalaman yang bersifat subyektif pada setiap orang.

Tahapan Pemahaman  tidak hanya melibatkan fungsi kognitif tetapi juga emosional . Pada tahapan ini individu juga melibatkan kondisi intrapersonal dan dunia luar sebagai bagian terbentuknya  kontrol pada awareness di dalam diri seseorang sehingga dia dapat menentukan posisi, mengambil dan memberikan makna berbagai pengalaman di lingkungannya sehingga dapat menginterpretasikan situasi sosial dengan baik .

Referensi:

Barkley, R. A. (2011). Distinguishing sluggish cognitive tempo from attention-deficit/hyperactivity disorder in adults. Journal of Abnormal Psychology. Advance online publication. doi: 10.1037/a0023961

Engelhardt, P. E., J.T. Nigg, L.A. Carr, & F. Ferreira. (2008). Cognitive Inhibition and Working Memory in Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder. Journal of Abnormal Psychology,117 (3), 591–605

Freeman, A. (2005). Encyclopedia of cognitive behavior. New York : Fringer

Kuntsi, J. A.C. Wood, J. Van Der Meere. (2009). Why cognitive performance in ADHD may not reveal true potential: finding from a large population. Journal of the International Neuropsychological Society, 15, 570-579

McQuade, J.D.,M. Tomb, B. Hoza, D.A. Waschbusch,  E.A. Hurt & A.J. Vaughn. (2011). Cognitive defectif and positive bias self-perceptions in children with ADHD. Journal of  Abnormal Child Psychology, 39, 307-319

Saputro, D. (2009). ADHD (Attention Deficit/Hyperactivity Disorder). Jakarta : Sagung Seto

Stuss, D. & M.P. Alexander. (2000). Executive functions and frontal lobus: a conceptual view.Psychological Research. 63, 289-298

Swanson. H.Lee, J. Mink & K.M.Bocian. Cognitive processing deficit in poor readers with symtomp of reading disabilities and ADHD: more a like tha different. Journal Educational Psychology. 1999, 91(2),321-333

Tsal,Y., L. Shalev, & C. Mevorach. (2005). Diversity of attention in ADHD:  the prevelance of four cognitive factors in ADHD versus control. Journal of Learning Disabilities, 38(2), 142-157.

Perihal Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu
Dunia anak dan pendidikan adalah menjadi perhatian utama saya sejak tahun 2000. Sejak saat itu saya mulai melakukan penelitian dan mengembangkan terapi untuk mengatasi anak kesulitan belajar yang mencapai 10% dari populasi siswa di setiap sekolah. Hingga saat ini saya merasa beruntung telah mampu mempublikasikan penelitian ilmiah saya di jurnal internasional. Melani Arnaldi, M.Psi., Psi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: