TIPS PERSIAPAN UJIAN KENAIKAN KELAS DI RUMAH

IMG_4287Resize

Setiap individu memiliki strategi belajar yang berbeda dalam persiapan ujian kenaikan kelas. Latihan Working Memory adalah cara yang efektif untuk persiapan evaluasi belajar tersebut

Ujian kenaikan kelas semakin dekat.  Kurang dari dua minggu ke depan, siswa sekolah dari tingkatan SD hingga SMA akan menghadapi ujian kenaikan kelas.  Sudah tentu hal ini membuat orang tua menjadi khawatir, bahkan ada yang cenderung menjadi stress.  Bagaimana tidak? Nasib putra dan putri kesayangan mereka berada pada hasil ujian yang akan dihadapi.

Sudah menjadi momok dan ketakutan bagi orang tua jika anak akan ujian.  Terlebih saat ujian kenaikan kelas. Adalah menjadi sebuah kebanggaan dan prestise bagi orang tua jika anaknya berprestasi.  Namun banyak juga orang tua yang khawatir, khususnya ketika anak mereka berada pada peringkat bawah di kelas.  Namun, tak jarang bagi anak, hal ini menjadi beban tersendiri yang dapat menjadi bumerang bagi mereka saat ujian.  Proses belajar di rumah pun tidak optimal karena kondisi psikis anak yang tidak baik akibat tuntutan dan ancaman dari orang tua agar mereka lebih berprestasi. Oleh karena itu orang tua dan anak perlu bekerja sama jelang ujian kenaikan kelas ini.

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan orang tua saat mempersiapkan ananda ketika menghadapi ujian, khususnya kenaikan kelas.  Berikut adalah tips yang dapat dilakukan di rumah:

1. Buatlah kondisi anak menjadi nyaman secara fisik. 

Sehat secara fisik saat menjelang ujian adalah sangat penting. Tidur yang cukup, jauhi aktivitas fisik berlebihan, dan asupan gizi yang memadai khususnya energi untuk otak akan sangat menunjang saat anak belajar.  Kerja otak perlu diikuti dengan istirahat yang cukup.  Tentunya kita tidak ingin adanya kerja otak yang belebihan yang akan berdampak buruk.

Konsentrasi yang tinggi membutuhkan energi yang besar.  Tentunya energi untuk otak berbeda dengan energi untuk otot.  Sumber energi otak adalah gula sederhana, yaitu glukosa.  Gula adalah sumber energi bagi otak yang paling mudah dimanfaatkan dan dicerna.  Jadi, siapkan makanan atau minuman manis saat mereka sedang belajar bahkan sebelum ujian. Coklat dan teh manis adalah contoh makanan dan minuman energi untuk otak yang mudah diperoleh di rumah dan lingkungan di sekolah.

2. Buatlah mereka menjadi nyaman ketika belajar. 

Penting bagi anak untuk tidak merasa terbebani terhadap ujian yang akan dihadapinya. Tak perlu malu untuk mengobral pujian dan sanjungan kepada anak jelang ujian.  Pujian dan sanjungan dibutuhkan anak terlebih saat mereka sedang belajar.  Hal ini dapat menjadikan mereka percaya diri dan dorongan internal. Kondisi mental anak yang baik jelang ujian seperti percaya diri, tenang, dan tidak cemas, berperan penting ketika anak sedang menghadapi ujian.  Proses pengolahan informasi yang baik membutuhkan kondisi mental dan psikologis anak yang sehat seperti di atas.  Tentunya anak lebih mudah menjawab soal dalam kondisi tersebut dibandingkan saat dia tertekan karena ancaman dari orang tua.

3. Latihan working memory

Anak sudah menyimpan informasi seputar materi pelajaran dalam working memory.  Namun bagaimana informasi itu dapat bertahan lama dan mudah dipanggil saat menjawab pertanyaan, tentunya membutuhkan latihan yang tepat.  Tiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing serta strategi belajar yang berbeda. Salah satu cara melatih working memory yang efektif  adalah dengan merangkum.  Bantulah anak membuat rangkuman dari materi yang akan diujikan. Anak dapat menyalin soal beserta jawaban terkait materi yang akan diujikan. Khusus untuk matematika, fisika, atau pelajaran eksakta, anak harus menyalin jalan penyelesaian soal tersebut.  Lakukan latihan ini untuk materi yang sama secara berulang.

Proses ini melatih ingatan jangka panjang (long term memory) dari infomasi yang diujikan. Proses pengulangan ini akan memperkuat short term memory anak, hingga infomasi atau materi yang diujikan menjadi long term memory.  Tentunya informasi yang berada dalam long term memory lebih mudah dipanggil karena tidak akan cepat menghilang seperti short term memory.  Jadi, untuk hasil yang baik tentunya tidak ada SKS (sistem kebut semalam). Semua itu membutuhkan proses yang baik.

Tentunya persiapan yang matang dibutuhkan saat proses evaluasi belajar atau ujian dilakukan. Hasil ujian yang bagus dan di atas KKM merupakan hasil dari rangkaian proses belajar yang baik dari anak dan tidak instan.  Wajib bagi orang tua untuk mendampingi, memantau, dan menciptakan iklim belajar yang nyaman bagi anak di rumah.  Tentunya hal ini akan berdampak positif terhadap nilai yang diperoleh anak.  Semoga tip di atas dapat bermanfaat untuk membantu proses belajar dan mengajar di rumah.

Perihal Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu
Dunia anak dan pendidikan adalah menjadi perhatian utama saya sejak tahun 2000. Sejak saat itu saya mulai melakukan penelitian dan mengembangkan terapi untuk mengatasi anak kesulitan belajar yang mencapai 10% dari populasi siswa di setiap sekolah. Hingga saat ini saya merasa beruntung telah mampu mempublikasikan penelitian ilmiah saya di jurnal internasional. Melani Arnaldi, M.Psi., Psi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: