Remaja Golongan Ekonomi Bawah Mampu Mengendalikan Diri?

Isu pada remaja adalah bagaimana mereka mengendalikan diri.  Salah satu bentuk pengabdian masyarakat kami adalah kunjungan ke sekolah berupa kuliah umum atau talk show kepada remaja tingkatan SMA

Isu pada remaja adalah bagaimana mereka mengendalikan diri. Salah satu bentuk pengabdian masyarakat kami adalah kunjungan ke sekolah berupa kuliah umum atau talk show kepada remaja tingkatan SMA

Sudah kita ketahui bahwa tekanan hidup pada golongan ekonomi bawah begitu besar.  Tuntutan pemenuhan kebutuhan hidup tidak berbanding lurus dengan kemampuan.  Akibatnya banyak permasalahan yang terjadi sehingga dapat menimbulkan gangguan kejiwaan, misalnya stress dan depresi.

Telah diketahui juga bahwa manusia memiliki fungsi penyesuaian diri atau adaptasi yang lentur.  Manusia mampu mengatasi permasalahan dengan fungsi ini sehingga kehidupannya lebih baik.  Hal ini terlihat dari pengendalian diri atau self-regulation yang baik.  Dimana mereka mampu mengatasi keadaan lingkungan yang keras terhadapnya.

Banyak penelitian tentang pengendalian diri melibatkan anak dan terkait kepada luaran khusus dalam suatu area tunggal dari fungsi penyesuaian diri.  Buckner, Mezzacappa, dan Beardslee, memilliki ketertarikan terhadap hal ini. Penelitian mereka dipublikasikan dalam artikel  Self-regulation and its relations to adaptive functioning in low income youths. Artikel ini dimuat pada American Journal of Orthopsychiatry, tahun 2009, Vol. 79, No. 1, 19–30.

Mereka meneliti keterkaitan dari pengendalian diri  dengan kisaran yang mengarahkan kepada fungsi penyesuaian diri pada 155 remaja berumur 8 – 18 tahun dari keluarga dengan pendapatan yang rendah.  Penelitian ini menggambarkan bagaimana remaja dari golongan ekonomi bawah memiliki pengendalian diri yang baik serta proses penyesuaian dari yang terjadi pada mereka.

Hasil penelitian menunjukkan adanya kendali kepada variabel-variabel penjelas, bahwa pengendalian diri pada remaja tersebut sangat kuat terhubungkan dengan beberapa luaran ukuran dalam lingkup kesehatan mental, perilaku, pencapaian akademik, dan keterampilan sosial.

Peneliti ini juga membedakan secara relatif antara remaja dengan pengendalian diri yang tinggi dan rendah (kuartil atas dan kuartil bawah).  Ditemukan bahwa remaja dengan pengendalian diri yang baik memiliki arahan dari fungsi adaptasi terhadap ukuran keterampilan sosial, pencapaian akademik, kelas, problem behavior, depresi dan kecemasan yang lebih baik dari pada lawannya dengan pengendalian diri yang rendah.

Sebagai tambahan, remaja dengan keterampilan pengendalian diri yang baik memiliki umpan balik yang tersesuaikan dalam bagaimana mereka mengatasi (coping) kejadian masa lalu yang sangat membuatnya stress atau tertekan.  Selain itu dan bagaimana mereka mampu mengatasi pemicu stress (stressor).

Temuan Buckner, Mezzacappa, dan Beardslee ini mengindikasikan bahwa pengendalian diri  terhubungkan secara kuat dengan kisaran dari arahan pentingnya fungsi penyesuaian diri terhadap berbagai kenyataan.

 

Referensi

Buckner, J.C., E. Mezzacappa, & W.R. Beardslee.  Self-regulation and its relations to adaptive functioning in low income youths. American Journal of Orthopsychiatry .2009, Vol. 79, No. 1, 19–30

Perihal Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu
Dunia anak dan pendidikan adalah menjadi perhatian utama saya sejak tahun 2000. Sejak saat itu saya mulai melakukan penelitian dan mengembangkan terapi untuk mengatasi anak kesulitan belajar yang mencapai 10% dari populasi siswa di setiap sekolah. Hingga saat ini saya merasa beruntung telah mampu mempublikasikan penelitian ilmiah saya di jurnal internasional. Melani Arnaldi, M.Psi., Psi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: