Terapi Musik Untuk Penyembuhan Psikologis

Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu

Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu

Setiap orang pasti suka musik meski dengan genre berbeda-beda.  Jazz, clasic, pop, ataupun dangdut memiliki nuansa yang disukai setiap individu. Namun disisi lain, musik juga memiliki kekuatan penyembuhan secara psikologis, misalnya menurunkan stress, depresi, dan anxiety.  Oleh karena itu dikembangkanlah terapi musik untuk penyembuhan psikologis.

Terapi musik adalah pelayanan kesehatan yang didirikan di mana musik yang digunakan dalam hubungan terapi untuk mengatasi kebutuhan fisik, emosi, kognitif, dan sosial individu. Setelah menilai kekuatan dan kebutuhan masing-masing klien, terapis musik yang berkualitas memberikan perlakuan yang ditunjukkan termasuk membuat, menyanyi, pindah ke, dan / atau mendengarkan musik. Melalui keterlibatan musik dalam konteks terapi, kemampuan klien diperkuat dan ditransfer ke area lain dari kehidupan mereka. Terapi musik juga menyediakan jalan untuk komunikasi yang dapat membantu bagi mereka yang merasa sulit untuk mengekspresikan diri dengan kata-kata. Penelitian di terapi musik mendukung efektivitas dalam banyak bidang seperti: rehabilitasi fisik secara keseluruhan dan memfasilitasi gerakan, meningkatkan motivasi masyarakat untuk menjadi terlibat dalam pengobatan mereka, memberikan dukungan emosional bagi klien dan keluarga mereka, dan memberikan jalan keluar bagi ekspresi perasaan (American Music Therapy Association).

Musik memiliki kualitas nonverbal, kreatif, struktural, dan emosional. Ini digunakan dalam hubungan terapi untuk memfasilitasi kontak, interaksi, kesadaran diri, belajar, ekspresi diri, komunikasi, dan pengembangan pribadi (Music Therapy Association Ontario)

Terapi musik dilakukan dengan gitar didampingi terapis

Terapi musik dilakukan dengan gitar didampingi terapis (Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu)

Penelitian Jaakko Erkkilä , Marko Punkanen , Jörg Fachner , Esa Ala-Ruona , Inga Pöntiö , Mari Tervaniemi, MaunoVanhalaChristian Gold menggambarkan bahwa  terapi musik individu dikombinasikan dengan perawatan standar menjadi  efektif untuk penanganan depresi di antara orang-orang usia kerja. Hasil penelitian ini bersama dengan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa terapi musik dengan kualitas tertentu adalah perangkat tambahan yang berharga untuk praktik pengobatan yang ditetapkan. Dalam artikelnya yang berjudul “Individual music therapy for depression: randomised controlled trial” menunjukkan bahwa individu dengan perawatan standar disertai terapi musik memperlihatkan perbaikan yang lebih besar dibandingkan dengan individu yang hanya melakukan perawatan standar.  (Erkkilla et al, 2011).

Proses terapi musik dapat bekerja untuk memulihkan, mempertahankan, dan  atau mempromosikan mental, fisik, emosional, dan  atau kesehatan rohani dari semua orang di seluruh jangka hidup dan berfungsi secara berkelanjutan (termasuk mereka yang memiliki gangguan berat dan melemahkan kognitif, neurologis, perilaku dan / atau gangguan emosi seperti yang digariskan dalam DSM-IV-TR) (Music Therapy Association Ontario).

Selain itu seperti yang kita ketahui bahwa anak kebutuhan khusus secara potensial memiliki keterbatasan kecerdasan verbal. sehingga terapi musik juga akan mendorong anak agar dapat mengembangkan kecerdasan musik sebagai bekal kehidupan di masa depan (sebagai guru atau pemain musik dengan bakat profesional).

Oleh karena itu, Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu memberikan pelayanan terapi musik yang terbukti mampu memberikan pengaruh positif secara psikologis. Terapi musik berlangsung selama satu jam, dimulai dengan session meditasi memusatkan kosentrasi dengan hipnosis musik selama 15 menit. Setelah itu anak mulai berlatih musik selama 40 menit, latihan musik kemudian  diakhiri dengan mendengarkan dan menonton pertunjukan musik klasik selama 10 menit untuk memberikan inspirasi dan memotivasi bakat yang ada.

Dengan bantuan terapis dan ahli neuropsikologi, siswa terapi musik akan di tinjau perkembangan mentalnya melalui konseling CBT dan alat EEG. Harapan untuk memperdalam keterampilan bermusik dapat terwujud sekaligus sebagai pelepasan atau release emosi mereka.  Alat musik yang digunakan untuk terapi piano, key board atau gitar yang disediakan sebagai sarana terapi.

Tidak hanya sebagai sarana terapi, peserta  terapi musik yang berbakat akan dipersiapkan untuk ujian sekolah musik agar dapat  memperoleh bersertifikat dan melanjutkan ke jenjang sekolah musik yang lebih tinggi (Yamaha/YPM).

Terapi musik dilakukan dengan frekuensi seminggu dua kali dengan durasi satu jam dengan  biaya Rp.800.000,- per bulan atau frekuensi 1 kali seminggu dengan durasi satu jam dengan biaya Rp.500.000,- per bulan

Untuk informasi dan keterangan lebih lanjut info terapi musik dapat menghubungi:

Muhbikun 085813985500

Agus 08561785391

Daftar Pustaka

Music Therapy Association Ontario. http://www.musictherapyontario.com/page-1090464. Diakses 28 Februari 2015.

American Music Therapy Association. http://www.musictherapy.org/about/musictherapy/. Diakses 28 Februari 2015

Jaakko Erkkilä, Marko Punkanen, Jörg Fachner, Esa Ala-Ruona, Inga Pöntiö, Mari Tervaniemi, MaunoVanhalaChristian Gold. 2011. Individual music therapy for depression: randomised controlled trial. The British Journal of Psychiatri. 31 Juli 2011. DOI: 10.1192/bjp.bp.110.085431

Perihal Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu
Dunia anak dan pendidikan adalah menjadi perhatian utama saya sejak tahun 2000. Sejak saat itu saya mulai melakukan penelitian dan mengembangkan terapi untuk mengatasi anak kesulitan belajar yang mencapai 10% dari populasi siswa di setiap sekolah. Hingga saat ini saya merasa beruntung telah mampu mempublikasikan penelitian ilmiah saya di jurnal internasional. Melani Arnaldi, M.Psi., Psi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: