STOP BULLYING!: SEMINAR SISWA SD AL AZHAR PUSAT, 18 SEPTEMBER 2015

Kasus bullying atau perundungan di Indonesia telah banyak memakan korban.  Tidak hanya remaja, kasus bullying bahkan telah terjadi pada siswa sekolah dasar hingga memakan korban jiwa.

Lebih memprihatinkan lagi, bahwa sekolah tidak lagi menjadi tempat yang aman bagi anak.  Sekolah kini menjadi lokasi terjadi kasus perundungan. Menurut data Komnas Perlindungan Anak yang disampaikan Aris Mederka Sirait (detik.com, 29 Juli 2012) di tahun 2011, tercatat 139 kasus perundungan di sekolah yang merupakan angka tertinggi hingga tahun 2015.

Melani Arnaldi, M.Psi., Psi. menjadi pembicara pada seminar “Stop Bullying”, Aula SD Al Azhar Pusat, Jumat, 18 September 2015.

Melani Arnaldi, M.Psi., Psi. menjadi pembicara pada seminar “Stop Bullying”, Aula SD Al Azhar Pusat, Jumat, 18 September 2015.

Berangkat dari keprihatinan fenomena bullying di sekolah, Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu mengadakan sosialisasi pencegahan bullying untuk tingkat sekolah dasar di SD Al Azhar Pusat, Jumat, 18 September 2015. Melani Arnaldi, M.Psi., Psi., Kepala Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu menjadi pembicara tunggal pada acara tersebut dengan menyampaikan materi bertemakan “Bullying”.

Sesi foto bersama Melani Arnaldi dengan perwakilan Komite Sekolah atau Jami'yyah SD Al Azhar Pusat, 18 September 2015.

Sesi foto bersama Melani Arnaldi dengan perwakilan Komite Sekolah atau Jami’yyah SD Al Azhar Pusat, 18 September 2015.

Acara yang bertajuk “Stop Bullying” di adakan di Aula SD Al Azhar Pusat yang diikuti oleh siswa kelas empat, guru kelas, serta perwakilan Jam’iyyah atau Komite Sekolah SD Al Azhar Pusat.    Acara dibuka dengan story telling bertemakan bullying oleh Kak Agus dari Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu. Peserta antusias dalam mengikuti sosialisasi dengan diberikan trik sederhana untuk mencegah serta mengantisipasi bulliying di sekolah.

Melani Arnaldi menyampaikan bagaimana membedakan antara tindakan bullying, membela diri, tempramen, dan perilaku agresif.  Hal ini untuk memperkuat pemahaman agar tidak terjadi penyamarataan arti bullying atas tindakan kekerasan yang terjadi.  Karena tidak semua tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anak terhadap rekan sebayanya dapat dikategorikan dalam bullying.

Perilaku bullying atau perundungan ini dapat terjadi karena hal sepele namun berakibat fatal dan komplek baik bagi pelaku dan korban.  Melani Arnaldi mencontohkan dan melakukan role play bersama peserta atas tindakan candaan sehari-hari yang dapat dikategorikan bully secara verbal maupun fisik.  Beliau menekankan jika hal ini tidak dihentikan akan menimbulkan distorsi kognitif pada korban dan pelaku hingga berujung gangguan perilaku seperti tindakan kekerasan ataupun tawuran pelajar.

Peserta juga  diberikan informasi terkait penghukuman bullying.  Dimana kasus bullying atau kekerasan terhadap anak dapat dikenakan pidana antara tiga hingga lima tahun penjara berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Pidana dan Undang-undang Perlindungan Anak.

Acara ini ditutup dengan wejangan dari Kepala Sekolah SD Al Azhar Pusat, Bapak Sobari S.Pd.SD.  Beliau menekankan kepada siswa untuk lebih menjalin keakraban dengan sesama teman tanpa tindakan kekerasan.   Sehingga diharapkan kekerasan terhadap sesama siswa ataupun bullying tidak terjadi ke depannya. (ags/Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu)

Perihal Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu
Dunia anak dan pendidikan adalah menjadi perhatian utama saya sejak tahun 2000. Sejak saat itu saya mulai melakukan penelitian dan mengembangkan terapi untuk mengatasi anak kesulitan belajar yang mencapai 10% dari populasi siswa di setiap sekolah. Hingga saat ini saya merasa beruntung telah mampu mempublikasikan penelitian ilmiah saya di jurnal internasional. Melani Arnaldi, M.Psi., Psi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: