TESTIMONI

12 Agustus 2017

Testimoni Keinaru (Keberhasilan Terapi Sensori Integrasi Metakognitif)

Keinaru didiagnosa mengalami masalah sensory integration dysfunction atau sensory processing disorder (SPD) dan ADHD. Hasil pemeriksaan fungsi psikologi, di Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu, Keinaru mengalami masalah ADHD dimana adanya ketidakseimbangan antara otak kiri dan otak kanannya. Ia juga mengalami masalah dalam regulasi emosi dimana suka meledak-ledak dan kesulitan dalam bersosialisasi. Setelah diterapi sensori integrasi metakognitif, Keinaru mengalami kemajuan yang berarti. Dalam kurun waktu 3 bulan, telah terjadi perubahan dimana ia sudah mampu meregulasi emosinya jauh lebih baik bahkan dapat berteman dengan teman sebayanya.

7 Agustus 20017

Testimoni Orang Tua Kaylee, Keberhasilan Terapi Metakognitif untuk anak ADD

Kayle pada awal di Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu didiagnosa mengalami ADD (Attention Deficit Disorder) pada saat usia TK. Kaylee mengalami masalah dalam pengerjaan tugas di sekolah dimana lebih lama dibandingkan teman sekelasnya. Akibatnya mengalami masalah di akademisnya. Sebelum di Klinik Psikoneruologi Hang Lekiu, Kaylee telah terapi di tempat lain seperti terapi sensori integrasi tapi hasilnya kurang memuaskan menurut orangtuanya.

Setelah menjalani terapi Metakognitif di Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu, Kaylee pencapaian akademisnya menjadi lebih baik. Hingga Kaylee mampu diterima di Sekolah Dasar. Kini kaylee telah duduk di kelas 3 SD. Saat kenaikan kelas dari kelas 2 SD, pencapaian nilainya sudah cukup memuaskan. Bahkan nilainya sudah mencapai 90 atau di atas KKM.

Pada awal terapi di Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu, frekuensi kedatangan Kaylee adalah seminggu 2x, kini setelah kelas 3 SD, frekuensi kedatangannya telah turun menjadi 1x seminggu.

 

1 Agustus 2017

Testimoni Quin,  Keberhasilan Terapi Metakognitif untuk anak slow learner.

Quin saat ini duduk di kelas 2 SD. Ketika kelas 1 SD semester 2, ia divonis oleh guru kelasnya untuk dikembalikan ke TK karena tidak mampu mengikuti pembelajaran. Saat datang dan diperiksa oleh Melani Arnaldi,  S.Psi., M.Psi., Psi. di Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu,  Quin mengalami slow learner dan harus menjalani terapi metakognitif. Setelah mengikuti terapi kurang dari 3 bulan,  Quin mengalami perubahan yang signifikan dalam pencapaian akademisnya. Nilai-nilainya membaik di atas KKM hingga mampu naik ke kelas 2 SD. Gurunya mengatakan bahwa di akhir semester Quin mengalami keajaiban.

 

28 Juli 2017

Testimoni Adrian, pasien slow learner yang mampu tembus seleksi masuk Universitas Indonesia. Diterima di Fakultas Kesehatan Masyarakat,  jurusan K3 tahun 2016

Adrian didiagnosa mengalami slow learner saat kelas 3 SD.  Ia mengikuti terapi metakognitif dengan metode MMI dibawah asuhan Melani Arnaldi,  S.Psi, M.Psi., Psi. dari kelas 3 SD sampai kelas 3 SMP.  Saat ujian nasional kelas 6 SD, Adrian mampu mencapai nilai yang bagus sehingga diterima di SMPN 13 Jakarta Selatan. Bahkan saat ujian nasional SMP,  Adrian mampu mencapai nilai yang bagus kembali hingga mampu diterima di SMAN 46 Jakarta Selatan di jurusan IPA. Lepas terapi nilai-nilai Adrian cukup stabil dan bagus. Dia mampu survive di sekolah formal bahkan mampu tembus Universitas Indonesia, Jurusan K3, Fakultas Kesehatan Masyarat angkatan 2016. Bahkan IPK Adrian mampu mencapai di atas 3.0, karena terbiasa merangkum dan membaca buku yang dilatih dari metode MMI

 

4 Juli 2017

Testimoni orang tua Noufal (9th).

Noufal, 10 thn saat ini kelas 5 SD. Saat kelas 4 SD (9 th)  ananda diperiksakan ke Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu.  Ia mengalami kesulitan untuk fokus dan meregulasi emosi.  Ananda selain suka marah-marah, juga sulit untuk mengikuti aturan di rumah.  Ananda didiagnosa mengamali ADHD. Selama terapi kurang lebih 3 bulan dengan terapi Metakognitif atau terapi belajar dengan metode MMI dan terapi CBT Keluarga, ananda mengalami perubahan yang signifikan.  Pencapaian akademisnya sudah mulai stabil dan nilainya telah di atas KKM.  Di rumah, ananda juga mampu meregulasi emosi yang lebih baik saat marah.  Dia juga sudah bisa mengatur jadwal kegiatan di rumah dengan baik.

26 Oktober 2015

Testimoni Orang Tua Daska (7thn)

Terapi Anak Kesulitan Belajar di Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu, di bawah asuhan Melani Arnaldi, M.Psi., Psi.
Daska, 7 thn saat ini kelas 2 SD. Ia mengalami kesulitan membaca dan menulis di kelas 1 SD serta rendahnya nilai akademis. Daska juga mengalami ADHD Hiperaktif. Namun kini Daska telah mampu baca dan menulis setelah terapi selama 2 bulan saat kelas 1 SD. Peningkatan prestasi akademis yang cukup signifikan ditunjukkan oleh Daska selama menjalani terapi kesulitan belajar dengan metode MMI. Pencapaian nilai akademis diikuti dengan perbaikan perilaku di rumah dan sekolah.


11 Juni 2014

Testimoni Ibu Mieske Liando.

“Daniel Liandi sudah + 14 bulan mengikuti terapi dan Homeschooling Metakognisi di klinik Psikoneurologi Hang Lekiu.  Banyak perkembangan yang terlihat dalam kemampuan berbicara dan self-confidence.” 

Ananda Daniel, saat pertama kali datang tidak mampu mengucapkan kata dan mengalami keterlambatan bicara.  Setelah diterapi wicara dan fisioterapi selama 3 bulan mulai keluar kata pertama, dan kosa katanya bertambah seiring waktu.  Untuk memenuhi kebutuhan pendidikannya, Ananda Daniel tergabung dengan Homeschooling Metakognisi dibawah asuhan Melani R. Arnaldi, M.Psi., Psi.


Testimoni Ibu Diena, ibu dari ananda Rabin, TK Cendrawasih.

Didiagnosa awal mengalami gangguan ADHD. Sulit duduk diam, dan perilaku mengganggu anak lain. Namun seiring terapi yang intents dan disiplin, terobservasi mengalami gangguan mood (Mood disorder).  Melalui intervensi psikologi dan psikiatri di Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu, mengalami perubahan yang significant.  Saat ini (Maret, 2013) sudah dapat menulis, berhitung, dan mewarnai. Mampu duduk diam untuk belajar dengan durasi +/- 15 menit.Didiagnosa awal mengalami gangguan ADHD. Sulit duduk diam, dan perilaku mengganggu anak lain. Namun seiring terapi yang intents dan disiplin, terobservasi mengalami gangguan mood (Mood disorder).  Melalui intervensi psikologi dan psikiatri di Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu, mengalami perubahan yang significant.  Saat ini (Maret, 2013) sudah dapat menulis, berhitung, dan mewarnai. Mampu duduk diam untuk belajar dengan durasi +/- 15 menit. Saat ini (Juni, 2014) ananda Rabin sudah mampu duduk diam, belajar bersama, dalam durasi 2 jam. Menulis kata, berhitung penjumlahan dan pengurangan, serta membaca.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: