TUTORING BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR TINGKAT MAHASISWA

WISNU ARTIKEL 1Kesulitan belajar adalah kesukaran yang dialami siswa dalam menerima atau menyerap pelajaran, kesulitan belajar yang dihadapi siswa ini terjadi pada waktu mengikuti pelajaran yang disampaikan/ditugaskan oleh seorang guru. Dalam definisi lain dikatakan bahwa kesulitan belajar adalah suatu kondisi di mana anak didik tidak dapat belajar secara wajar, disebabkan adanya ancaman, hambatan ataupun gangguan dalam belajar.

Anak-anak yang mengalami kesulitan belajar itu biasa dikenal dengan sebutan prestasi rendah/kurang (under achiever). Anak ini tergolong memiliki IQ tinggi tetapi prestasi belajarnya rendah (di bawah rata-rata kelas). Karakteristik anakkeslutian belajar dapat dilihat dari ketidakmampuan menyerap pelajaran dengan sebagaimana mestinya. Dengan kata lain ia mengalami kesulitan untuk menyerap pelajaran tersebut, baik kesulitan itu datang dari dirinya sendiri, dari sekitarnya ataupun karena faktor-faktor lain yang menjadi pemicunya. Dalam hal ini, kesulitan belajar ini akan membawa pengaruh negatif terhadap hasil belajarnya, terutama jika peraturan akademis menerapkan batasan waktu. Kondisi ini jelas akan menimbulkan tekanan psikologis pada mahasiswa untuk mengejar deadline. Oleh sebab itu Klinik Kesulitan Belajar Hanglekiu berusaha memberikan bimbingan atau tutoring untuk akan mahasiswa yang mengalami kesulitan menyelesaikan studinya.

WISNU ARTIKEL 3

Beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar:

  1. Inteligensi (IQ) yang kurang baik.
  2. Bakat yang kurang atau tidak sesuai dengan bahan pelajaran yang dipelajari atau diberikan oleh guru.
  3. Faktor emosional yang kurang stabil.
  4. Aktivitas belajar yang kurang. Lebih banyak malas daripada melakukan kegiatan belajar.
  5. Kebiasaan belajar yang kurang baik. Belajar dengan penguasaan ilmu hafalan pada tingkat hafalan, tidak dengan pengertian (insight), sehingga sukar ditransfer ke situasi yang lain.
  6. Penyesuaian sosial yang sulit.
  7. Latar belakang pengalaman yang pahit.
  8. Cita-cita yang tidak relevan (tidak sesuai dengan bahan pelajaran yang dipelajari).
  9. Latar belakang pendidikan yang dimasuki dengan sistem sosial dan kegiatan belajar mengajar di kelas yang kurang baik.
  10. Ketahanan belajar (lama belajar) tidak sesuai dengan tuntutan waktu belajarnya.
  11. Tidak ada motivasi dalam belajar.

WISNU ARTIKEL 2

Program tutoring ini akan diselenggarakan Senin-Jumat pukul 15.00-17.00. Metode yang digunakan adalah metode penjabaran dengan tekhnik menjelaskan materi per bab, merangkum materi, mengerjakan latihan soal evaluasi dan presentasi. Tekhnik pembelajaran ini dapat membantu mahasiswa menyelesaikan studinya. Selain itu, tutoring dapat dilakukan sesuai permintaan dengan waktu yang fleksibel dan dilakukan secara online.

Segera mendaftar, wujudkan impian Kamu, dan bersemangat meyelesaikan kuliah!

WISNU ARTIKEL 4

[

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: